Sabtu, 24 Maret 2012

Andai kamu tahu :p


Andai kamu tahu !

Cerahnya mentari disiang hari tidak mengulurkan niat ku untuk les, hari ini aku ada jadwal les dan memang harus ikut les mau tak mau harus mau. Namaku Ferrin Eriyya aku duduk di bangku kelas 9 smp, dan memang harus kalian tahu kelas 9 adalah wktu yang sangat melelahkan berangkat pagi dan pulang sore. Back to story

Aku menuju tempat les dengan della , dia temanku yang sangat dekat dari kelas 7 , aku selalu bersamanya ketika sedang di sekolah.

" eh, gak usah les yuk , males " ungkap della padaku sambil mengusap peluh di dahinya

" kenapa? Capek? Segitu aja?" jawabku nyolot

" ah , gitu tau deh yg sering ikut olahraga jadinya nyolot gitu dah -_-" " jawab dia padaku tapi aku hanya tersenyum kecil padanya.
boleh ku akui, postur tubuhnya memang lebih besar dari padaku, dia sedikit gemuk, dan sedikit menjengkelkan, apalagi saat dia mengeluh terhadap hal sepele rasanya aku sangat muak sekali.

" ayo cepat, masa segini aja udah capek ? Haha " panggilku yang lebih dahulu jalan kaki dari dia

"  Fer tunggu dong, capek nih, mana panas banget , oh my good " ungkap della padaku. Aku pun segera berhenti menunggu dia dan tak lama dia datang

Aku masih tetap tersenyum licik padanya seraya berkata

" ayo dong dell katanya mau kurus tapi baru jalan stgah kilo aja udah capek. Haha, dikit lagi kok " ungkap ku licik

" iya dong, sbar" oh dady " ungkap dia

Aku hanya tersenyum berhenti menunggu dia dan tak lama dia ada di smpingku

"eh ayo cepetan, gua takut si rio udah dateng, kan gua gak enak ama dianya " ungkapku menarik della

"eh fer sadar dong, banyak yg suka ama , masa iya lo mau embat si rio juga, mending kalo yang suka ama rio org yang gak lo kenal , tapi ini temen" deket lo semua fer " ungkap della

Aku pun lagu diam tan termenung mendengar ucapan yang baru saja dia ucapkan, boleh ku akui memang Rio banyak sekali yang suka, dan setiap ku tanya mengapa, mereka mempunyai alasan yg berbeda contohnya : dia baik, atau ganteng, atau manis, dan atau juga dia begitu care terhadap wanita. Dan sekarang aku sedang jatuh cinta padanya, sungguh hantu apa yg memasuki ku sehingga aku tbtb bisa jatuh cinta padanya, mungkin saja karna kami dekat? Ah tapi entahlah. Lamunanku pun buyar setelah della menyadarkan bahwa aku dan dia sudah sampai di tempat les.

"fer, udah sampe nih, jangan bengong gitu ah " ucap della padaku

"eh, oh , iya della " jawabku yg masih sedikit melamun, aku pun langsung melihat ke sudut ruangan dan ternyata dio belom datang, dan fikirku "mungkin sebentar lagi". Dan ternyata dugaanku benar sekali tak lama setelah aku dan della datang dia pun datang dengan mengendarai sepeda motornya.
Rio segera menghampiriku dan bekata " fer, gua mau certa ama lo, gua galau banget fer " ungkap rio padaku

aku yg sedang melihat" tugas pun kaget ketika dia berkata seperti itu

" galau? Kenapa ?" tanyaku sedikit bingung karna menurutku Rio jarang sekali mengakui kalau dia GALAU dan bahka selama aku kenal dia aku belum perna melihat dia galau

"ntar gua mau crta tapi pulang les yah " ucap dia padaku

" hm, okok " jawab singkatku

Tak terasa 2 jam pun berlalu aku segera merapihkan bukuku dan segera bersiap untuk pulang .

Rio pun menghampiri aku dan della,

"Dell lo pulang sendiri aja sono, nih ongkosnya gua kasih" ucap Rio menyodorkan uang 20rb

" Emg knpa?" tanya della yg masih bingung

" tmen lo gua pinjem bentar aja yaahh, mau yee udah sana husss" ucap Rio yng mengusir della

" okok " della sudah pulang dan sekarang aku dan rio sedang di dekat parkir motor

" mau crta ape? Galau nape lu? " tanya aku padanya

" jangan disini deh, ayo Ferr " jawab dia sambil mengjak aku menaiki mtornya.
Skip
Akhirnya sampai, aku sekarang sedang berada di alun* kota sambil duduk berdua dengannya tapi intinya ada perasaan aneh dalam diri ku antara senang dan merasa bersalah, senang karna org yg saat ini ku cinta ada di samping ku,dan merasa bersalah karna orang yang saat ini disampingku adalah Orang yg teman*ku cinta. Ntahlah aku bingung

"eh, gua mau crta tapi janji yah ini rahasia " ucap rio padaku

" hah? Heh? Iya* . Emg apaan sih? Lo bikin gua penasaran tau gak " jawab ku

" inget yah RAHASIA, yang tau cuma lo. Gua gak mau ini smpe bocor " ungkap dia

" iya...iya .. Knpa sih? " tanyaku sedikit bingung

" gw...." ucap dia dipotong

" iya? Knpa? Weh jgn stgh2 dong :p" jawab ku yang manyun

" inget yah rahasia banget" ucap dia ulang

" iya knpa? RIO" jawabku

" gua lagi jatuh cinta fer " ungkap dia

"oia?" aku kaget " siapa orgnya " tanyaku sambil sedikit senang dan berharap orang itu aku,

" orangnya itu yang yg deket ama gua ferrin  " ungkap dia

" hah? Siapa? " aku semakin mikir ngelantur

" dia Aveira ,fer " ungkap dia

" hah? " aku langsung kacau dan kaget orang yg ku cinta ternyata Hatinya SUDAH dimiliki orang lain, sungguh sakit tapi aku coba bertahan.

To be continue

Hari ini aku sengaja datang pagi sekali ke sekolah yaitu pukul 05.50 karna aku dan rio sudah merencanakannya kemarin, dia bilang dia ingin crta tentang aveira dan aku dengan spontan mau, jam menujukan pukul 6 tepat pas sekali aku sudah ada di sekolah dan sekarang aku menuju kelas. dan di kelas memang sudah ada rio yg mungkin baru saja datang lebih awal dariku.
kreeekkk, bunyi pintu kelasku
Aku pun masuk kekelas dan benar dugaanku dia sudah datang.

"heh? Lama amat lo dtgnye " ucap dia padaku

" hehehe, sorry kesiangan " jawabku menghampirinya

" kita mau crta dari mane nih ? " tanya ku padanya

" ok, ferr gua suka ama si aveira sejak baru* ini deh , gak tau kenapa pkoknya intinya gua suka ama dia ferr, lo bantuin gue dong ferr buat dapetin si veira , yaya, mau ya' " ucap dia padaku

aku langsung diam dan berfikir sejenak, apa dia tidak sadar? Aku selama ini menyukainya? Sungguh sakit hatiku, ngilu rasanya. Aku menyukai rio dan rio menyukai temanku aveira.
" hm, iya deh tar lo gua bantu " ucap ku lirih

" ok deh sip " jawab dia

" eh lo kenapa suka ama veira? " tanyaku

" hmm, menurut gua dia itu cakep, enak di ajak ngobrol trus ya gitu deh, " jawab dia padaku

Andai dia tahu, nyesek sakit itu yang saat itu ku rasakan, dan selama kurang lebih stgh jam aku dan dia membicarakan tentang veira , orang yang saat ini dia suka dan yang saat ini dia incar.

" eh ferr, udah rame nih " ucap dia

" eh, iya. Yodah lanjut tar aja ya yo " ucap ku

"okok" jawabku

sungguh sakit hati ini. Mungkin ini yang di bilang sahabat jadi cinta, aku tahu pasti dia tak pernah sama sekali memikirkanku, tapi aku? Aku selalu saja memikirkannya. Dan jujur aku sekarang merasa seperti orang yang munafik sekali, aku bilang padanya aku akan membantu dia untuk bisa dekat dengan veira dan bahkan untuk bisa mendapatkan veira, tapi sebenarnya di hatiku sangat sangat tidak iklas, apa harus veira? Kenapa bukan aku? Aku memang munafik depan dia aku belaga tertawa ceria dan merespon smua crta dia tentang veira dengan wajah senang yang padahal sebenarnya hatiku sakit, aku harus mendengar secara langsung semua hal tentang orang yang dia suka. Aku selalu mendukung dia dan selalu mensport dia agar dia selalu berusaha mendapatkan veira, tapi apa kenyataannya?dalam hati ku berkata semoga veira tidak mencintai rio.

To be continue


Tidak ada komentar:

Posting Komentar